Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada – Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama antara Politeknik Mitra Industri dengan Departemen Patologi dan Anatomi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Politeknik Mitra Industri, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., bersama dr. Hanggoro Tri Rinonce, Ph.D., Sp.P.A., Subsp. URL (K), Subsp. KA (K) sebagai Ketua Departemen Patologi dan Anatomi FKKMK UGM. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar institusi dalam pengembangan riset terapan, Teaching Factory (TeFa), serta publikasi ilmiah, khususnya di bidang teknologi kesehatan.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah disepakati sebelumnya, dengan fokus pada pengembangan inovasi berbasis kebutuhan nyata di bidang kesehatan. Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk menghadirkan solusi teknologi kesehatan melalui kegiatan riset terapan, implementasi pembelajaran berbasis proyek nyata, serta menghasilkan luaran berupa prototipe, publikasi ilmiah, dan kekayaan intelektual.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan penelitian bersama di bidang kesehatan dan biomedis, pengembangan produk dan prototipe alat bantu medis seperti syringe holder, serta publikasi hasil riset pada jurnal nasional dan internasional. Selain itu, implementasi Teaching Factory (TeFa) juga akan melibatkan dosen, mahasiswa, dan praktisi dalam kegiatan kolaboratif yang terintegrasi dengan proses pembelajaran.
Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran pendidikan vokasi dalam mendukung pengembangan teknologi kesehatan di Indonesia.